4 Kiat agar Puasa Kita Berhasil

4 Kiat agar Puasa Kita Berhasil

1. LURUSKAN NIAT 

,إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإنَّمَا لِكُلِّ امْرِىءٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوُلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوِ امْرأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ

Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, sedangkan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan yang diniatkannya. Maka, barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya kepada dunia yang ingin diraih atau wanita yang ingin dinikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia berhijrah kepadanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Di samping itu, niat adalah tolok ukur suatu amalan; diterima atau tidaknya tergantung niat dan banyaknya pahala yang didapat atau sedikit pun tergantung niat.

Rasulullah bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:
Barang siapa yang puasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari no. 2014).

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:
"Barangsiapa beribadah (menghidupkan) bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR Bukhari dan Muslim).

Jauhi perkara niat yang bisa merusak ibadah puasa kita, yakni :

  • Menjadikan bulan ramadhan hanya sebagai bulan untuk berpuasa
  • Berpuasa hanya sebagai gugur kewajiban 
  • Berpuasa karena Alsungkanu (karena keluarganya berpuasa, maka ikutan berpuasa atas dasar karena sungkan kepada keluarga, sungkan kepada mertuanya dan lain sebagainya)


2. PELAJARI ILMU TENTANG PUASA

Dalam berpuasa kita harusnya mencontoh cara berpuasanya Nabi Muhammad SAW

Mempelajari ilmu tentang puasa baik dari syarat dan rukunnya

Hal yang membatalkan puasa

Hal yang dibolehkan atau tidak dibolehkan ketika berpuasa

Hal yang dilarang saat berpuasa, dan lain sebagainya.

Jangan sampai kita sudah melakukan puasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, dari Abu Hurairah ra

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش 

Artinya : Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga” (Bukhori Muslim)

3. JAUHI HAL YANG MENGHILANGKAN PAHALA PUASA

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، مَنْ لَمْ يَدعْ قَوْلَ الزُّورِ والعمَلَ بِهِ فلَيْسَ للَّهِ حَاجةٌ في أَنْ يَدَعَ طَعامَهُ وشَرَابهُ

Artinya: Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan amalan dusta serta kebodohan maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makanan dan minumannya.” (HR. Bukhari)

Beberapa hal yang dapat menghilangkan pahala puasa, di antaranya: 

  • Berbohong
  • Menggunjing
  • Mengadu-domba
  • Bersumpah palsu
  • Berkata Kotor
  • Mengumpat, mencela, memaki, bermusuhan, dan sejenisnya

4. MAKSIMALKAN IBADAH

Dalam bulan ramadhan hendaknya kita berusaha untuk mengingkatkan amalan, yakni :

  • Sholat Sunnah : (Sunnah Rawatib, Tarawih, Witir) pahala bagi orang yang menjalankan sholat sunnah pada bulan ramadhan adalah seperti pahala sholat wajib, dan
  • Tadarus Al-Qur'an : Karena Nabi Muhammad SAW setiap bulan ramadhan datang Beliau bertadarrus Al-Qur'an kepada Malaikat Jibril 'alahis Salam
  • Berinfaq dan bersedekah : “Barangsiapa yang memberi buka orang puasa, maka baginya pahala semisalnya tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.” (HR. Tirmizi, 807. Ibnu Majah, 1746)
  • Beri'tikaf dimasjid : lakukan I'tikaf pada 10 malam terakhir bulan ramadhan untuk mencari kemuliaan lailatul qadar. (lailatul qadri khoirum min alfi syahr) malam itu lebih baik dari 1000 bulan/ 83 tahun.
  • Perbanyak dzikir dan doa (Allahumma innaka 'afuw-wun tuhibbul 'afwa fa'fuan-ni)


KESIMPULAN

Ada 4 cara agar puasa kita berhasil, yakni

  1. Luruskan Niat
  2. Pelajari Ilmu tentang Puasa
  3. Jauhi perkara yang dapat menghilangkan pahala puasa
  4. Memaksimalkan Ibadah

Semoga Allah menerima Amal ibadah kita, menerima puasa kita, menerima sedekah kita, menerima tadarus kita. Sehingga kita mendapatkan derajat orang yang bertaqwa.

Demikian yang bisa kami sampaikan, fas tabiqul khoirot 

Wassalamu'alaikum wr wb

 

Komentar