10 Kenakalan Remaja dan Cara Menghindarinya
Masa remaja adalah fase yang luar biasa. Di masa inilah energi kita sedang memuncak, rasa ingin tahu sangat besar, dan pencarian jati diri dimulai. Namun, masa ini juga penuh dengan "badai" emosi dan tekanan sosial (peer pressure).
Kenakalan remaja sering kali berawal dari rasa penasaran yang salah arah atau keinginan untuk diakui oleh lingkungan. Islam tidak melarang kita menikmati masa muda, namun Islam memberikan rambu-rambu agar energi muda kita tidak berujung pada penyesalan.
1. Meninggalkan Shalat
Bentuk Kenakalan:
- Malas shalat.
- Menunda-nunda waktu shalat.
- Tidak shalat berjamaah.
Bahaya:
Shalat adalah tiang agama. Orang yang meninggalkan shalat akan jauh dari Allah.
Dalil, Allah berfirman:
فَخَلَفَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلٰوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوٰتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّاۙ
"Maka datanglah setelah mereka generasi yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti hawa nafsu, Mereka kelak akan tersesat. (QS. Maryam: 59)
Cara Menghindari:
- Membuat jadwal shalat tepat waktu.
- Berteman dengan orang yang rajin ke masjid.
- Mengikuti kegiatan keagamaan.
- Kisah Teladan
Kisah Teladan: Sejak usia muda, para sahabat seperti Abdullah bin Umar sangat menjaga shalat berjamaah sehingga menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
2. Durhaka kepada Orang Tua
Bentuk Kenakalan:
- Membantah orang tua.
- Berkata kasar.
- Mengabaikan nasihat mereka.
Dalil, Allah berfirman:
فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ
لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
"... maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan
“ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada
keduanya perkataan yang baik." (QS. Al-Isra': 23)
Hadis, Rasulullah ﷺ bersabda:
رِضَى اللهِ فِي رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَسُخْطُ اللهِ فِي سُخْطِ الْوَالِدَيْنِ
"Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murkanya Allah tergantung dari murka orang tua" (HR. Tirmidzi)
Cara Menghindari:
- Membiasakan berkata sopan.
- Membantu pekerjaan orang tua.
- Memohon maaf ketika berbuat salah.
Kisah Teladan: Uwais Al-Qarni terkenal karena baktinya kepada sang ibu hingga mendapat kemuliaan di sisi Allah.
3. Pergaulan Bebas
Bentuk Kenakalan:
- Pacaran yang melanggar syariat.
- Berduaan dengan lawan jenis.
- Bergaul tanpa batas.
Dalil, Allah berfirman:
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةًۗ وَسَاۤءَ سَبِيْلًا
"Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk." (QS. Al-Isra': 32)
Cara Menghindari:
- Menjaga pandangan.
- Memilih teman yang baik.
- Aktif dalam kegiatan positif.
Kisah Teladan: Yusuf menolak ajakan maksiat dan memilih menjaga kehormatan dirinya meskipun mendapat godaan besar.
Hadist Lain
“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thobron)
4. Kecanduan Game Berlebihan
- Bentuk Kenakalan
- Bermain hingga lupa belajar.
- Mengabaikan ibadah.
- Begadang tanpa manfaat.
Dalil, Allah berfirman:
"Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian." (QS. Al-'Asr: 1-2)
Cara Menghindari:
- Membatasi waktu bermain.
- Membuat target belajar harian.
- Mengisi waktu dengan kegiatan produktif.مِنْ حُسْنِ إِسْلامِ المَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَيَعْنِيْهِDari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Termasuk kebaikan Islam seseorang adalah dia meninggalkan perkara yang tidak bermanfaat baginya.” (Hadits Hasan, diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan selainnya seperti ini)
5. Kecanduan Media Sosial
Bentuk Kenakalan:
- Menyebar hoaks.
- Membuka konten tidak pantas.
- Menghabiskan waktu berjam-jam tanpa manfaat.
Hadis:
مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ
"Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya." (HR. Tirmidzi)
Cara Menghindari:
- Gunakan media sosial untuk dakwah dan belajar.
- Batasi waktu penggunaan.
- Hindari akun yang membawa kepada maksiat.
6. Berkata Kasar dan Membully
Bentuk Kenakalan:
- Menghina teman.
- Mengejek fisik orang lain.
- Perundungan di sekolah maupun media sosial.
Dalil, Allah berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ
"Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka
(yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok)
perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu)
lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu
saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk.
Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa
yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim. (QS. Al-Hujurat: 11)
Cara Menghindari:
- Membiasakan berkata baik.
- Menghormati sesama.
- Menjadi penolong, bukan pembully.
Hadis:
المسْلِمُ مَنْ سَلِمَ المسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
"Seorang muslim adalah orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim)
7. Berbohong
- Bohong kepada orang tua.
- Mencontek lalu berbohong.
- Membuat alasan palsu.
Hadis:
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا
"Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke sorga. Seseorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebagai orang yang jujur."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Cara Menghindari:
- Berani mengakui kesalahan.
- Membiasakan berkata jujur meskipun pahit.
Kisah Teladan: Muhammad mendapat gelar Al-Amin (yang terpercaya) karena kejujurannya sejak muda.
8. Merokok, Minuman Keras dan Narkoba
Bentuk Kenakalan:
- Mencoba karena ikut teman.
- Ketergantungan zat berbahaya.
Dalil, Allah berfirman:
وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِۛ وَاَحْسِنُوْاۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." (QS. Al-Baqarah: 195)
Cara Menghindari:
- Menolak ajakan teman.
- Mengikuti kegiatan positif.
- Mendekatkan diri kepada Allah.
Kisah Pelajaran: Banyak pemuda yang kehilangan masa depan karena narkoba, bahkan berakhir di penjara atau meninggal dunia. Karena itu, Islam melarang segala hal yang merusak akal dan tubuh.
9. Tawuran dan Kekerasan
Bentuk Kenakalan:
- Berkelahi.
- Tawuran antar kelompok.
- Membalas dendam.
Dalil, Allah berfirman:
وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ
"Dan janganlah kamu membunuh dirimu." (QS. An-Nisa': 29)
Hadis:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
“Dari Abu Hurairah raḍiyallāhu ‘anhu, bahwa Rasulullah ṣallallāhu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Orang yang kuat bukanlah orang jago dalam bergulat dan berkelahi, namun orang yang kuat adalah orang mampu mengendalikan dirinya ketika sedang marah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Cara Menghindari:
- Menahan emosi.
- Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.
- Memilih lingkungan yang baik.
10. Malas Belajar dan Tidak Bertanggung Jawab
Bentuk Kenakalan:
- Tidak mengerjakan tugas.
- Tidak menghargai waktu.
- Bermalas-malasan.
Dalil, Allah berfirman:
وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat." (QS. Al-Mujadilah: 11)
Cara Menghindari:
- Membuat jadwal belajar.
- Menentukan cita-cita.
- Rajin membaca dan mencari ilmu.
Kisah Teladan: Usamah bin Zaid dipercaya memimpin pasukan besar saat masih sangat muda karena ilmu, akhlak, dan tanggung jawabnya.
Kunci Menghindari Kenakalan Remaja
- Perkuat Iman dan Takwa: Rajin shalat, membaca Al-Qur'an, dan berdoa.
- Pilih Teman yang Baik, Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُر أَحَدُكُم مَنْ يُخَالِل
"Seseorang mengikuti agama temannya, maka perhatikanlah dengan siapa ia berteman." (HR. Abu Dawud) - Isi Waktu dengan Kegiatan Positif:
Mengaji, Olahraga, Organisasi, Dakwah remaja, Kegiatan sosial - Hormati Orang Tua dan Guru:
Keberkahan ilmu dan kehidupan banyak bergantung pada adab kepada orang tua dan guru. - Ingat Bahwa Allah Selalu Mengawasi:
Allah berfirman: وَهُوَ مَعَكُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌۗ
"Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada." (QS. Al-Hadid: 4)
Penutup
Masa muda adalah masa yang sangat berharga. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa dihabiskan, dan tentang masa mudanya untuk apa digunakan." (HR. Tirmidzi)
Semoga para remaja Muslim menjadi generasi yang kuat imannya, mulia akhlaknya, cerdas ilmunya, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta orang tuanya. Aamiin.
========================================================================
Berikut adalah 10 bentuk kenakalan remaja yang marak terjadi saat ini:
1. Judi Online (Judol) dan Taruhan Digital
Ini adalah salah satu masalah paling masif saat ini. Akses kemudahan internet membuat banyak remaja terjebak dalam lingkaran setan judi online atau slot. Banyak dari mereka yang awalnya hanya ikut-ikutan tren atau tergoda iklan di media sosial, hingga akhirnya kecanduan dan kehabisan uang tabungan atau uang jajan.
2. Cyberbullying (Perundungan Siber) & Doxxing
Perundungan tidak lagi hanya terjadi di lorong sekolah, melainkan berpindah ke kolom komentar media sosial atau grup WhatsApp. Bentuknya bisa berupa makian, penyebaran rumor palsu, hingga doxxing (menyebarkan informasi pribadi seseorang tanpa izin dengan tujuan untuk mempermalukannya).
3. Kriminalitas Demi Konten (Clout Chasing)
Banyak remaja yang nekat melakukan aksi berbahaya atau melanggar hukum hanya demi mendapatkan likes, views, dan viral di media sosial. Contoh nyatanya adalah aksi menghadang truk yang sedang melaju (tantangan malaikat maut), membuat prank yang merugikan orang lain, atau memicu perkelahian settingan.
4. Tawuran yang Diorganisir Lewat Media Sosial
Tawuran antar pelajar atau kelompok pemuda masih sering terjadi, namun metodenya kini lebih canggih. Mereka kerap membuat janji temu untuk tawuran melalui pesan singkat atau siaran langsung (live) di media sosial, lengkap dengan membawa senjata tajam yang membahayakan nyawa.
5. Pergaulan Bebas, Sexting, dan Penyebaran Konten Intim
Kemudahan bertukar pesan membuat fenomena sexting (mengirim pesan atau foto tidak senonoh) marak di kalangan remaja. Parahnya, ketika hubungan tersebut retak, foto atau video intim tersebut sering kali disebarkan sebagai bentuk balas dendam (revenge porn).
6. Penyalahgunaan Narkoba, Obat Keras, dan Zat Adiktif Murah
Selain narkoba konvensional, banyak remaja yang menyalahgunakan obat-obatan medis berkadar keras yang dijual bebas secara ilegal (seperti pil koplo atau konsumsi obat batuk berlebihan), hingga menghirup lem (ngelem) karena harganya yang murah dan mudah didapat.
7. Vaping dan Merokok di Bawah Umur
Kehadiran rokok elektrik (vape) dengan berbagai varian rasa dan kemasan yang kekinian membuat banyak remaja menganggapnya sebagai gaya hidup yang keren, bukan sebagai zat yang berbahaya. Hal ini membuat angka perokok di bawah umur tetap tinggi.
8. Balap Liar dan Gangguan Ketertiban Jalanan
Aksi balap liar menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi (seperti menggunakan knalpot brong yang bising) masih menjadi tren kenakalan remaja. Aksi ini tidak hanya membahayakan nyawa mereka sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
9. Minuman Keras (Miras) dan Oplosan
Mengkonsumsi minuman beralkohol di tempat umum atau saat berkumpul (nongkrong) masih sering dianggap sebagai simbol kedewasaan oleh sebagian remaja. Yang lebih berbahaya adalah tren meminum miras oplosan yang dicampur zat kimia berbahaya, yang kerap berujung pada kematian.
10. Kecanduan Game Online Ekstrem hingga Membolos/Mencuri
Meskipun bermain game adalah hal yang wajar, tingkat kecanduan yang ekstrem dapat mendorong remaja melakukan tindakan kriminal kecil, seperti mencuri uang orang tua atau menipu demi melakukan top-up poin game, hingga mengabaikan kewajiban sekolah.

Komentar
Posting Komentar